Alkisah ada seorang pria, keturunan Nabi Muhammad SAW. Buyut canggahnya dianggap imam oleh orang Syiah, padahal mereka Sunni. Namun sejarah keluarga pria itu agak kelam. Banyak anggota keluarga yang diburu seolah tanpa penghormatan bahwa mereka melanjutkan darah daging Kekasih Allah. Dari Arab mereka terus terpinggir dan menyingkir, menjauh dari Masjidil Haram.
Pria itu seperti lelah didera konflik politik, dia yakin itu bukan konflik agama. Meski sudah menjadi gubernur di kerajaan India, rasa resahnya tidak hilang. Di kepalanya cuma satu saja yang dipikirkan: menyelamatkan Islam ke tempat yang aman.
Dia berpikir dengan kondisi umat yang saling bertarung tanpa akhir, akan seperti apa Islam nanti di masa depan. Akan muncul Islam perang, bukan Islam damai. Islam yang memecah, bukan mempersatukan.
Pria ini lantas mundur dari jabatannya, menjadi seorang pengembara. Dia ingin pergi ke ujung dunia, dimana tidak ada yang namanya konflik di antara umat Islam. Dia lari ke Maroko, tapi hatinya kurang sreg, namun anaknya ditinggal di sana. Dia pergi ke Uzbekistan, tapi hatinya kurang sreg, namun anaknya ditinggal di sana.
Dia lantas ke ujung tenggara Jalur Sutera, sebuah semenanjung seindah surga, dengan penduduk yang ternyata menyimpan kebijaksanaan kuno bernama ilmu budi, ketika nama ajaran itu belum disebut sebagai Islam. Warganya pecinta kedamaian. Dia panggil anaknya yang di Maroko dan Uzbekistan, berkumpul dalam suka cita.
Di tempat itu mereka menyemai Islam yang damai, di tempat yang begitu jauh dari konflik umat Muhammad SAW. Dalam pikiran mereka, butuh waktu sampai akhir zaman, untuk Islam bohongan -yang penuh ide-ide perang dan merusak ini- sampai ke tempat mereka.
Harapannya, tempat itu menjadi The Last Sanctuary of Islam, yang dijaga keluarga besar mereka, penerus garis keturunan Rasulullah, di titik perjalanan terjauh yang tidak dibayangkan oleh mereka sendiri. Mereka mengelilingi hampir separuh Bumi.
Suatu hari keluarga mereka didatangi seorang perdana menteri di negeri itu, datang dari ibukota kerajaan naik kapal laut. Dia adalah seorang penakluk beragama kafir. Namun, bukannya mereka diberangus, anak mereka yang muda diangkat sebagai care taker wilayah yang bertanggung jawab langsung kepada dia. Silakan kalian beragama Islam, kata dia. Si perdana menteri itu bernama Gajah Mada dan pria yang saya sebut pertama kali itu, namanya Syekh Jumadil Kubro.... Keturunannya ada 9 orang yang menjadi legenda
Showing posts with label Gurat Pena. Show all posts
Showing posts with label Gurat Pena. Show all posts
Thursday, October 27, 2016
Saturday, October 22, 2016
Bulan Roller Coaster
Seperti seorang teman baik bilang, perpisahan memang menyebalkan.
Tapi itu adalah bukti, kalau kita semua butuh ruang untuk tumbuh.
Hidup adalah perjalanan, ia bagai babak cerita
Orang-orang datang dan pergi.
Ada mimpi, ada ambisi dan sebuah
persimpangan jalan.
Kita semua membuat pilihan.
Aku melihat kawan-kawan pergi.
Aku melihat kawan-kawan tetap di sini dan di kejauhan ada kawan-kawan yang datang.
Suatu hari nanti aku adalah orang yang pergi dan aku adalah
orang yang datang.
Tapi bukan saat ini.
Semua kenangan indah bersama teman adalah hadiah yang mengisi ruang hati.
Dan semua kisah sedih akan membentuk kita seutuhnya.
Semua tersimpan dalam istana memori.
Dimana aku?
Saat ini aku hanya ingin berdiri pagi ini.
Membiarkan sinar matahari menghangatkan jiwa.
Embun pagi menyapa lembut di ujung-ujung jari yang membelai ilalang.
Dan udara sejuk mendinginkan hati.
Ketika membuka mata, aku tahu akan melihat melihat sebuah jalan.
Aku akan berlari lebih cepat lagi dan terbang lebih tinggi lagi.
Menjadi elang.....
-sebuah sabtu pagi, untuk teman yang pergi-
Labels:
Gurat Pena,
Think Big
Monday, March 18, 2013
Bungker Misterius!
| Terowongan rahasia |
----------------
Suatu pagi di Jakarta....
Mobil Rama meluncur kencang membelah jalanan sepi pagi itu. Namun menjelang bangunan Belanda itu mobilnya melambat. Mestinya di sini, pikir dia. Rama memarkirkan mobil dan menyapa ramah sang penjaga, dia pikir Rama hanya tamu biasa.
"Bapak datang terlalu pagi, yang biasa menemani tamu belum datang," kata bapak itu.
Rama berlagak seperti turis saja dan melongok-longok rumah Belanda itu. "Masih asli ya, Pak. Kalau di halaman belakang ada apa?" pancing Rama.
"Ada bungker," ujar si penjaga terpancing. Ini dia! Jantung Rama berdegup kencang tapi mencoba tenang.
Ingatan ini terlempar beberapa waktu lalu ketika Farhat mengucapkan kata yang sama, "Ada bungker". Bungker sih tidak masalah, tapi yang menarik perhatian Rama karena letak bungker ini berada dalam garis legendaris bernama Terowongan Rahasia Jakarta.
Legenda itu menyebutkan VOC membangun terowongan rahasia membelah Kota Jakarta. Ada yang percaya itu terkait dengan emas harta karun, ada yang percaya itu terkait dengan kelompok rahasia macam Freemason dan Illuminati
Apapun itu, Rama harus membuktikannya sendiri. Si penjaga pun dengan lugu mengantar saya ke halaman belakang rumah Belanda ini. Rama si petualang muda hanya berdua saja dengan penjaga yang menunjuk ke lubang kotak yang sempat diduga Rama sebagai lubang drainase.
Damn! Ini memang bungker kata Rama dalam hati. Lubang itu dipasangi tangga panjat alumunium, karena....
"Pak, anak tangganya salah ya?" tanya Rama.
"Memang nggak pas, Mas. Kalau mau turun pakai tangga ini," kata si penjaga memegang tangga alumunium itu.
Otak Rama berpikir keras. Naluri detektifnya bermain. Tangga turun ke bungker ini diubah! Anak tangganya tiba-tiba bertemu dinding sebelum sampai ke permukaan tanah.
"Pak, saya loncat saja cuma semeter ini," kata Rama.
| Satu-satunya lubang cahaya |
Rama berjalan ke tengah bungker yang agak gelap itu. Sumber cahaya hanyalah sebuah lubang angin di atas kepalanya. Berapa meter aku di dalam tanah? Pikir Rama. Lubang angin ini pasti disangka warga Jakarta yang tidak peduli sejarah sebagai lubang gorong-gorong.
Rama pun tiba di ujung bungker. Ada lubang! Tembok jebol itulah tepatnya. "Sial, aku bukan orang yang pertama kemari. Aku bukanlah orang pertama yang menduga ada terowongan rahasia di sini," pikir Rama.
Rama memeriksa bekas galian tembok itu. Gelap dan Rama tidak membawa senter. Lubang itu belum menuju kemana-mana. Penggalinya sepertinya menyerah. Tapi setidaknya dia berpikiran sama dengan Rama, bungker ini adalah terowongan yang sengaja diputus. Si penggali menduga akan ada ruang lain di balik ujung tembok bungker ini.
Rama pun sebenarnya agak ragu. Bungker ini memanjang dengan poros utara-selatan, bukan barat-timur sebagaimana legenda terowongan itu dikisahkan sesuai jalurnya di kawasan tersebut. Meski demikian, sejarah kepemilikan rumah ini yang menyebabkan Rama mau menguji teorinya.
Pemuda ganteng ini memperhatikan besi-besi berkarat yang mencuat akibat tembok yang dijebol paksa itu. Tiba-tiba, Rama memalingkan pandangannya ke bagian lain bungker ini. Dirabanya tekstur temboknya dan dibandingkan dengan tekstur di sekitar tembok yang dijebol.
Tembok itu membentuk pola-pola teratur dan Rama tahu betul itu apa, anyaman bambu bilik. Otak cerdasnya berkalkulasi walaupun ilmu arsitektur dan teknik sipilnya hanya modal membaca buku di perpustakaan. Besi, bambu, triplek.... Dan senyum Rama tersungging.... Dia berhasil memecahkan teka-teki bungker itu.
Rama pun bergegas naik keluar dari bungker. Sepi..... Si penjaga menghilang! Tiba-tiba rumah Belanda itu sepi dan tinggal Rama sendirian. Bahkan sampai Rama kembali ke mobilnya tidak ada siapa-siapa. Namun Rama tahu, ada beberapa pasang mata yang menatapnya dari kejauhan.
| Tembok yang dijebol |
--------------
Teka-teki apa yang dipecahkan oleh Rama? Tunggu edisi lengkapnya di toko-toko buku terdekat langganan Anda :) Amiiiiiiiiin!
Saturday, December 15, 2012
Puisi Twitter (#Puitwit) 11-20
Mengumpulkan bait digital yang tercerai-berai...
------------------------------
11.
4 Juli Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Ketika angin berdansa dengan daun padi. Kepeluk erat dirimu di sini. Tempat ini tak berubah. Cinta ini tak berubah. Jangan pernah...
12.
4 Juli Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Purnama menemaniku pulang sepanjang jalan, jelang tengah malam. Terima kasih, aku memang sendirian....
13.
4 Juli Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Ada lelah, ada gundah, ada yang terasa sakit di dalam dada. Ya Allah, jadikan aku orang yang bersabar dan bersyukur
14.
4 Juli Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Tuhan, Engkau adalah lautan. Biarkan Aku hanyut menuju diriMu
15.
6 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
JEDA - Awan kelabu dan tanpa angin. Seolah hari tak mau beranjak main. Pohon patah terbaring kaku. Sang waktu ikut berhenti bersamaku
16.
6 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
PATH - Men walk, men run. Sometime, we just run into each other. Walk along, run along. But we walk our own way. Different, and always
17.
6 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
CEMBURU - Kugenggam erat tanganmu. Kita susuri malam biru. Hati kita satu. Dan biarkan rembulan cemburu
18.
6 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
JURANG - Tak pernah mudah meraihmu. Dan kamu tak pernah percaya itu. Di antara cinta kita ada jurang. Tapi Aku adalah seorang pejuang.
19.
6 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
DESTI - Kupandang indah coklat bola matamu. Kunikmati setiap binar itu. Tak perlu ada kata dari bibirmu. Aku tahu kau cinta padaku
20.
6 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
For you, love has something more. For me, love has something new. For us, love is a celebration #Puitwit
------------------------------
11.
4 Juli Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Ketika angin berdansa dengan daun padi. Kepeluk erat dirimu di sini. Tempat ini tak berubah. Cinta ini tak berubah. Jangan pernah...
12.
4 Juli Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Purnama menemaniku pulang sepanjang jalan, jelang tengah malam. Terima kasih, aku memang sendirian....
13.
4 Juli Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Ada lelah, ada gundah, ada yang terasa sakit di dalam dada. Ya Allah, jadikan aku orang yang bersabar dan bersyukur
14.
4 Juli Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Tuhan, Engkau adalah lautan. Biarkan Aku hanyut menuju diriMu
15.
6 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
JEDA - Awan kelabu dan tanpa angin. Seolah hari tak mau beranjak main. Pohon patah terbaring kaku. Sang waktu ikut berhenti bersamaku
16.
6 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
PATH - Men walk, men run. Sometime, we just run into each other. Walk along, run along. But we walk our own way. Different, and always
17.
6 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
CEMBURU - Kugenggam erat tanganmu. Kita susuri malam biru. Hati kita satu. Dan biarkan rembulan cemburu
18.
6 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
JURANG - Tak pernah mudah meraihmu. Dan kamu tak pernah percaya itu. Di antara cinta kita ada jurang. Tapi Aku adalah seorang pejuang.
19.
6 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
DESTI - Kupandang indah coklat bola matamu. Kunikmati setiap binar itu. Tak perlu ada kata dari bibirmu. Aku tahu kau cinta padaku
20.
6 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
For you, love has something more. For me, love has something new. For us, love is a celebration #Puitwit
Saturday, August 11, 2012
Puisi Twitter (#Puitwit) 1-10
Inilah cikal bakal Puisi Twittter yang saya kembangkan. Awalnya belum pakai hastag #Puitwit. Benar-benar spontan apa yang dirasakan saat itu. Temanya juga masih sangat personal. Teksnya dibiarkan apa adanya saat copy paste dari timeline di Twitter. Ternyata, hobi ini semua bermula pada tanggal 23 Juni 2012. Enjoy!
------------
1.
23 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Lalu lembut kucium dirimu. Selembut angin malam mencumbu Ciremai. Mahligai cinta kita dibangun di sini, 8 tahun silam
2.
23 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Kami pun lari, berdua, saat kabut malam membungkus Ciremai. Aku dan dia ingin kembali ke tempat saat cinta kami dirajut #cirebonhometown
3.
23 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Kugenggam erat jemarinya saat kami menyusur jalan desa di Sangkanurip. Kubiarkan Orion cemburu pada kami di langit malam #cirebonhometown
4.
27 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Let the wind blows, sometimes we just don't know why
5.
27 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Dan biarkan hawa pagi mengisi paru-paruku, lantas kuucapkan selamat pagi pada dunia ketika air wudhu mencuci wajahku
6.
27 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
In a place called Home, I have a lot amount of Love and Passion
7.
27 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Wahai hari, berkah Tuhan yang mana yang dititipkan padamu kali ini. Biarkan aku menjemputnya dengan hati ikhlas, tenang tanpa pergolakan
8.
3 Juli Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Ya Allah, aku hanyalah cangkir kecil yang Kau tuang lautan ilmu. Tapi ingin kureguk smua, walau perlahan, walau tertatih. Aku adl hamba
9.
3 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Iri adalah perasaan yang tidak perlu. karena aku tahu, Allah cinta padaku, seperti Dia mengasihi setiap mahluk di planet ini
10.
3 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Teh pekat itu meluncur hangat ke dalam tenggorokanku. Sebuah hari telah berlalu. Biarkan air membasuh letih. Sudah tak ada lagi rintih
------------
1.
23 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Lalu lembut kucium dirimu. Selembut angin malam mencumbu Ciremai. Mahligai cinta kita dibangun di sini, 8 tahun silam
2.
23 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Kami pun lari, berdua, saat kabut malam membungkus Ciremai. Aku dan dia ingin kembali ke tempat saat cinta kami dirajut #cirebonhometown
3.
23 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Kugenggam erat jemarinya saat kami menyusur jalan desa di Sangkanurip. Kubiarkan Orion cemburu pada kami di langit malam #cirebonhometown
4.
27 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Let the wind blows, sometimes we just don't know why
5.
27 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Dan biarkan hawa pagi mengisi paru-paruku, lantas kuucapkan selamat pagi pada dunia ketika air wudhu mencuci wajahku
6.
27 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
In a place called Home, I have a lot amount of Love and Passion
7.
27 Jun Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Wahai hari, berkah Tuhan yang mana yang dititipkan padamu kali ini. Biarkan aku menjemputnya dengan hati ikhlas, tenang tanpa pergolakan
8.
3 Juli Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Ya Allah, aku hanyalah cangkir kecil yang Kau tuang lautan ilmu. Tapi ingin kureguk smua, walau perlahan, walau tertatih. Aku adl hamba
9.
3 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Iri adalah perasaan yang tidak perlu. karena aku tahu, Allah cinta padaku, seperti Dia mengasihi setiap mahluk di planet ini
10.
3 Jul Fitraya Ramadhanny Fitraya Ramadhanny @fayanamaku
Teh pekat itu meluncur hangat ke dalam tenggorokanku. Sebuah hari telah berlalu. Biarkan air membasuh letih. Sudah tak ada lagi rintih
Sunday, July 22, 2012
Tentang #Puitwit
#Puitwit adalah hashtag yang saya ciptakan untuk menjawab tantangan asyik. Bagaimana membuat puisi keren di bawah 140 karakter Twitter. Maka jadilah #Puitwit alias Puisi Twitter.
Saya ngak tahu apakah ada user Twitter lain yang punya hashtag ini. Tapi awal penciptaannya adalah gejolak luar biasa dari dalam diri untuk nulis puisi lagi. Di dalam blog, semua puisi saya pakai label 'Gurat Pena', merujuk pada nama satu bundel kumpulan puisi saya semasa SMA, yang kini hilang entah kemana.
'Gurat Pena' adalah puisi di dalam blog saya ini, namun terkadang inspirasi menulis puisi muncul di mana saja. Saya akan tulis dimanapun, kertas, nota, bon, kertas kado, bahkan bungkus coklat. Love in A Bite of JCo aslinya ditulis di dalam box selusin JCo.
But hey! We have Twitter now! Tinggal buka BB ketik puisi di situ, beres! Tantangannya adalah 140 karakter itu. Tapi cukup kok untuk 4 bait puisi. Ini eranya pujangga digital!
Awalnya, sekitar beberapa puisi tidak ada hashtag #Puitwit. Tapi lama-lama dari pada tercerai berai di Twitter, mending saya kasih #Puitwit supaya lebih gampang saya cari lagi nanti. Nantinya kalau sudah agak banyak nanti dirangkum deh di blog. Ini puisi-puisi tanpa judul, jadi sepertinya akan saya pake nomor saja #Puitwit 1-10 misalnya terus #Puitwit 11-20, begitu kira-kira nanti munculnya di blog ini.
Tujuan awal #Puitwit ini adalah bait-bait cinta untuk Desti, istri saya, yang saya kirim via BB pada waktu tak terduga sebagai kejutan untuknya. Yes, I'm extremely a romantic person hehehe.
Tapi #Puitwit juga banyak menyoal hal lain kok. Inspirasi datang dari mana saja. So, selamat mengikuti #Puitwit.
Caranya gampang tinggal follow @fayanamaku atau search aja #Puitwit nanti keluar semua kok. Kecuali beberapa puisi awal yang belum sempat dikasih hashtag ini. Semoga menjadi inspirasi!
Saya ngak tahu apakah ada user Twitter lain yang punya hashtag ini. Tapi awal penciptaannya adalah gejolak luar biasa dari dalam diri untuk nulis puisi lagi. Di dalam blog, semua puisi saya pakai label 'Gurat Pena', merujuk pada nama satu bundel kumpulan puisi saya semasa SMA, yang kini hilang entah kemana.
'Gurat Pena' adalah puisi di dalam blog saya ini, namun terkadang inspirasi menulis puisi muncul di mana saja. Saya akan tulis dimanapun, kertas, nota, bon, kertas kado, bahkan bungkus coklat. Love in A Bite of JCo aslinya ditulis di dalam box selusin JCo.
But hey! We have Twitter now! Tinggal buka BB ketik puisi di situ, beres! Tantangannya adalah 140 karakter itu. Tapi cukup kok untuk 4 bait puisi. Ini eranya pujangga digital!
Awalnya, sekitar beberapa puisi tidak ada hashtag #Puitwit. Tapi lama-lama dari pada tercerai berai di Twitter, mending saya kasih #Puitwit supaya lebih gampang saya cari lagi nanti. Nantinya kalau sudah agak banyak nanti dirangkum deh di blog. Ini puisi-puisi tanpa judul, jadi sepertinya akan saya pake nomor saja #Puitwit 1-10 misalnya terus #Puitwit 11-20, begitu kira-kira nanti munculnya di blog ini.
Tujuan awal #Puitwit ini adalah bait-bait cinta untuk Desti, istri saya, yang saya kirim via BB pada waktu tak terduga sebagai kejutan untuknya. Yes, I'm extremely a romantic person hehehe.
Tapi #Puitwit juga banyak menyoal hal lain kok. Inspirasi datang dari mana saja. So, selamat mengikuti #Puitwit.
Caranya gampang tinggal follow @fayanamaku atau search aja #Puitwit nanti keluar semua kok. Kecuali beberapa puisi awal yang belum sempat dikasih hashtag ini. Semoga menjadi inspirasi!
Saturday, July 21, 2012
Pesan Untuk Zahra
Ini puisi untuk Zahra yang ultah kelima. Ditulis pas 6 Februari 2011 silam, diuplod di Facebook pada 11 Februari 2011
Pesan Untuk Zahra
Zahra,
Hari ini usiamu genap lima
Selain doa,
Ada juga pesan papa dan mama
Nak, hidup itu seperti buku gambar
Kau isi dengan warna ceria yang kau gemar
Bahagia itu, bukanlah coklat di dalam kulkas
Tapi syukur alhamdulillah yang kau ucap ikhlas
Teruslah bertanya
Ilmu itu luas tak terkira
Teruslah mencoba
Salah adalah jalan menuju bisa
Teruslah ceria
Kau membuat dunia tertawa
Jangan takut berbeda
Karena setiap orang istimewa
Taati Allah-mu
Sayangi keluargamu
Hormati gurumu
Lindungi temanmu
Selamat Ulang Tahun Zahra
Papa, Mama, Zahra
Dan adik bayi di perut Mama
Kita adalah tim yang luar biasa
Bogor 6.2.2011
Pesan Untuk Zahra
Zahra,
Hari ini usiamu genap lima
Selain doa,
Ada juga pesan papa dan mama
Nak, hidup itu seperti buku gambar
Kau isi dengan warna ceria yang kau gemar
Bahagia itu, bukanlah coklat di dalam kulkas
Tapi syukur alhamdulillah yang kau ucap ikhlas
Teruslah bertanya
Ilmu itu luas tak terkira
Teruslah mencoba
Salah adalah jalan menuju bisa
Teruslah ceria
Kau membuat dunia tertawa
Jangan takut berbeda
Karena setiap orang istimewa
Taati Allah-mu
Sayangi keluargamu
Hormati gurumu
Lindungi temanmu
Selamat Ulang Tahun Zahra
Papa, Mama, Zahra
Dan adik bayi di perut Mama
Kita adalah tim yang luar biasa
Bogor 6.2.2011
Monday, April 21, 2008
Cinta Kupu-kupu
Cinta itu seperti kupu-kupu
Aku melihat mereka banyak dan terbang di sekitarku
Dan aku hanya duduk di sebuah bangku taman
Memperhatikan kemana kupu-kupu hinggap
Sedangkan aku….
Aku ditemani satu kupu-kupu paling cantik yang hinggap di jari telunjukku
Cukup satu yang tidak bosan kupandangi sepanjang hari itu
Besok, lusa dan selamanya
Kupu-kupu itu
Kamu………
Aku melihat mereka banyak dan terbang di sekitarku
Dan aku hanya duduk di sebuah bangku taman
Memperhatikan kemana kupu-kupu hinggap
Sedangkan aku….
Aku ditemani satu kupu-kupu paling cantik yang hinggap di jari telunjukku
Cukup satu yang tidak bosan kupandangi sepanjang hari itu
Besok, lusa dan selamanya
Kupu-kupu itu
Kamu………
Thursday, January 24, 2008
Love In a Bite of JCo
Al Capone, because I'm like a Chicago bandit.
I'm bad and I hurt you so much, I'm so egoistic.
Coco Loco, because now I deeply regret.
I want to run like a locomotive to get you back.
Don Mochino, because I'm not a Don Juan,
who always knows what a woman want.
Why Nut, yes, why not I'm being a romantic lover again,
For you....
Tira Miss U, because now I really miss you.
Tira Miss U number two, and I hope you accep my apologize.
I'm so sorry honey.
Let's every bite of these donuts, brings us love.
I'm bad and I hurt you so much, I'm so egoistic.
Coco Loco, because now I deeply regret.
I want to run like a locomotive to get you back.
Don Mochino, because I'm not a Don Juan,
who always knows what a woman want.
Why Nut, yes, why not I'm being a romantic lover again,
For you....
Tira Miss U, because now I really miss you.
Tira Miss U number two, and I hope you accep my apologize.
I'm so sorry honey.
Let's every bite of these donuts, brings us love.
Tuesday, October 9, 2007
Keluh Kesah Itu
Datang dalam pelukku, Cinta
Dan biarkan tumpah air mata
Biar sesak di dadamu hilang
Dalam desah nafas panjang
Terkadang...............
Hari memang susah ditaklukan
Meski dunia tidak peduli
Cukup aku yang mengerti
Kalau kamu pantang menyerah
Apalagi surut selangkah
Dan biarkan tumpah air mata
Biar sesak di dadamu hilang
Dalam desah nafas panjang
Terkadang...............
Hari memang susah ditaklukan
Meski dunia tidak peduli
Cukup aku yang mengerti
Kalau kamu pantang menyerah
Apalagi surut selangkah
Terima Kasih.........
Motorku menderu membelah malam, ketika senandung KKEB melintas dalam pikiranku. Dan anganku pun terlembar ke 7-8 tahun lalu. Aku teringat kalian, teman-teman.
Lagu ini yang kau putar saat aku bersembunyi, dari kenyataan yang belum siap aku hadapi. Bahwa keluargaku tidak akan utuh lagi. Dalam hari-hari tersulitku, aku bertemu kalian.
Terima kasih telah menemaniku dalam pelarian. Aku sungguh menikmati petualangan-petualangan itu. Dalam canda tawa, kalian membasuh lukaku.
Dan air wudhu terasa sangat menyejukan hati. Saat aku larut dalam sujud, aku belajar menerima kenyataan. Kususun lagi keping-keping jiwaku yang berserakan, dibantu kalian. Terima kasih untuk persahabatan erat itu hingga kini. Aku bisa bertahan, bangkit dan kembali berlari.
Teman, hidupku kini memang tidak pernah sama lagi. Ada keping jiwa yang tidak akan pernah kembali. Ternyata, hidup memang tidak selalu seperti yang kita rencanakan. Tapi yakinlah Allah menyiapkan sesuatu yang indah. Karena dia tidak pernah menguji manusia melebihi batas kemampuannya.
Ketika kita sabar, Allah akan menunjukkan jalan. Ketika kita percaya, Allah akan memperlihatkan keajaiban. Dalam cara yang tidak pernah kita bayangkan.
Aku hentikan motorku dalam sepinya jalanan. Betapa jauh sudah jejak yang kutinggalkan. Aku kini menapaki hidup baru yang penuh harapan. Dengan istri yang menjadi separuh nafas dan putri lucu yang menjadi separuh jiwa.
Teman, aku sudah membuktikan keadilan-Nya. Terima kasih.........
Lagu ini yang kau putar saat aku bersembunyi, dari kenyataan yang belum siap aku hadapi. Bahwa keluargaku tidak akan utuh lagi. Dalam hari-hari tersulitku, aku bertemu kalian.
Terima kasih telah menemaniku dalam pelarian. Aku sungguh menikmati petualangan-petualangan itu. Dalam canda tawa, kalian membasuh lukaku.
Dan air wudhu terasa sangat menyejukan hati. Saat aku larut dalam sujud, aku belajar menerima kenyataan. Kususun lagi keping-keping jiwaku yang berserakan, dibantu kalian. Terima kasih untuk persahabatan erat itu hingga kini. Aku bisa bertahan, bangkit dan kembali berlari.
Teman, hidupku kini memang tidak pernah sama lagi. Ada keping jiwa yang tidak akan pernah kembali. Ternyata, hidup memang tidak selalu seperti yang kita rencanakan. Tapi yakinlah Allah menyiapkan sesuatu yang indah. Karena dia tidak pernah menguji manusia melebihi batas kemampuannya.
Ketika kita sabar, Allah akan menunjukkan jalan. Ketika kita percaya, Allah akan memperlihatkan keajaiban. Dalam cara yang tidak pernah kita bayangkan.
Aku hentikan motorku dalam sepinya jalanan. Betapa jauh sudah jejak yang kutinggalkan. Aku kini menapaki hidup baru yang penuh harapan. Dengan istri yang menjadi separuh nafas dan putri lucu yang menjadi separuh jiwa.
Teman, aku sudah membuktikan keadilan-Nya. Terima kasih.........
Subscribe to:
Posts (Atom)